Logo

Mengenal 5 Perbedaan Koperasi Primer dan Sekunder

Artikel, Berita Koperasi

17 Mar 2026

perbedaan koperasi primer dan sekunder

Ringkasan Artikel:

  • Koperasi primer beranggotakan individu, sedangkan koperasi sekunder beranggotakan badan koperasi.

  • Jumlah minimal anggota koperasi primer 9 orang, sementara koperasi sekunder terdiri dari gabungan beberapa koperasi.

  • Fungsi koperasi primer berfokus pada pelayanan langsung ke anggota, sedangkan koperasi sekunder berperan sebagai penguat jaringan koperasi.

  • Wilayah kerja koperasi primer cenderung terbatas, sedangkan koperasi sekunder dapat mencakup area yang lebih luas.

  • Contoh koperasi primer adalah koperasi sekolah dan koperasi karyawan, sedangkan koperasi sekunder contohnya koperasi induk tingkat nasional.

Masyarakat mengenal jenis koperasi primer dan sekunder. Sebenarnya, apa perbedaan antara koperasi primer dan sekunder? Berikut penjelasannya!

Seperti yang kita tahu, koperasi mempunyai banyak jenis.

Jenis-jenis koperasi dibedakan berdasarkan beberapa faktor seperti status anggota, jenis usaha, fungsi, hingga tingkatannya.

Khusus koperasi berdasarkan tingkatannya, ada dua jenis yang paling dikenal, yaitu koperasi primer dan koperasi sekunder.

Nah, artikel ini akan membahas perbedaan koperasi primer dan sekunder secara lengkap dan terstruktur.

Kenapa topik ini perlu dibahas? Karena masih banyak masyarakat yang mengira semua koperasi memiliki sistem kerja yang sama.

Padahal, perbedaan tingkat koperasi berpengaruh pada struktur organisasi, cakupan usaha, serta pola pengambilan keputusan.

Memahami perbedaan di antara keduanya bisa membantu anggota koperasi, pengurus, dan calon pendiri koperasi menentukan bentuk organisasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Berikut penjelasannya lebih lengkap!

Perbedaan Koperasi Primer dan Sekunder

perbedaan koperasi primer dan sekunder

 

Mengutip buku Ekonomi Koperasi karya Rika Yanuarty, berikut beberapa perbedaan koperasi primer dan sekunder yang bisa dilihat dari berbagai aspek.

1. Berdasarkan Keanggotaan

Koperasi Primer

Koperasi primer adalah koperasi yang beranggotakan orang-seorang dengan syarat minimal 20 orang. Pada aturan baru, koperasi primer bisa dibentuk oleh 9 orang saja.

Para pendiri wajib memenuhi ketentuan anggaran dasar koperasi dan memiliki tujuan yang selaras.

Misalnya, anggota koperasi primer harus warga negara Indonesia dan cakap secara hukum.

Karena koperasi berstatus badan hukum, setiap anggota harus mampu melakukan tindakan hukum. Pelajar dianggap belum memiliki kecakapan hukum penuh untuk mendirikan koperasi.

Koperasi Sekunder

Sementara koperasi sekunder merupakan koperasi yang didirikan oleh organisasi koperasi atau beranggotakan koperasi primer.

Jadi, anggota koperasi sekunder bukan individu, melainkan badan koperasi.

2. Berdasarkan Fungsi

Koperasi Primer

Koperasi primer berfungsi melayani kebutuhan ekonomi anggota secara langsung.

Kegiatan usaha dijalankan untuk memenuhi kepentingan bersama para anggotanya.

Koperasi Sekunder

Koperasi sekunder berfungsi sebagai penguat dan pendukung koperasi primer. Perannya mencakup koordinasi, kerja sama usaha, pembinaan manajemen, hingga perluasan jaringan bisnis antar koperasi.

3. Berdasarkan Wilayah Kerja

Koperasi Primer

Wilayah kerja koperasi primer biasanya terbatas pada lingkungan tertentu, seperti sekolah, kantor, desa, atau komunitas.

Koperasi Sekunder

Koperasi sekunder memiliki cakupan wilayah yang lebih luas. Bahkan tingkatannya meliputi koperasi pusat, gabungan koperasi, hingga induk koperasi yang dapat beroperasi di tingkat regional sampai nasional.

Penamaan dan jumlah tingkatan ditentukan oleh anggota koperasi sekunder sesuai kebutuhan organisasi.

4. Berdasarkan Contoh

Contoh Koperasi Primer:

Contoh Koperasi Sekunder:

  • Gabungan Koperasi Susu
  • Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  • Induk Koperasi Unit Desa

Mau Koperasi Primer atau Sekundernya Berjalan Optimal? elKopra Bisa Bantu Anda!

Bagi koperasi yang ingin meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota, bekerja sama dengan elKopra dapat menjadi pilihan tepat.

elKopra dikenal sebagai koperasi IT terbesar yang berfokus pada pengembangan ekosistem koperasi berbasis teknologi digital di Indonesia.

Skala organisasi dan pengalamannya membuat program pelatihannya relevan dengan tantangan koperasi modern yang bergerak ke arah digitalisasi sistem dan layanan.

elKopra menitikberatkan pengembangan sumber daya manusia koperasi melalui program pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan organisasi masa kini.

Keunggulan Pelatihan dari elKopra:

  • Materi disusun oleh praktisi koperasi berpengalaman
  • Kurikulum pelatihan mengikuti perkembangan model bisnis koperasi
  • Metode belajar interaktif berbasis studi kasus
  • Didukung pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi
  • Cocok untuk pengurus, pengawas, dan anggota koperasi

Pelatihan yang terarah membantu anggota koperasi meningkatkan kemampuan manajerial, pengelolaan keuangan, serta pengembangan unit usaha sehingga koperasi tumbuh sehat dan profesional.

Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Bagikan:

Berita Lainnya

5 Materi Pelatihan Koperasi yang Bisa Jadi Rujukan

Apakah Koperasi Termasuk UMKM? Ini Penjelasan Lengkap Perbedaannya!

Konsep Koperasi Modern: Pengertian, Ciri, dan Peranannya di Era Digital

Ingin Lebih Mendetail

Ada pertanyaan atau butuh bantuan? Kami siap membantu! Hubungi kami untuk pertanyaan, kemitraan, atau dukungan.

Konsultasi langsung