PT Timah Gandeng BUMDes & Koperasi untuk Kelola Tambang Secara Berkelanjutan
Kemitraan Strategis untuk Pemberdayaan Masyarakat
PT Timah Tbk resmi menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi dalam pengelolaan tambang timah. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya alam dikelola dengan baik dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga membantu mengurangi praktik tambang ilegal yang selama ini menjadi tantangan besar di sektor pertambangan.
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Graha Timah, Pangkalpinang, dan disaksikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LLM. Menurutnya, program ini menunjukkan komitmen negara dalam memastikan tambang timah dikelola secara tertib, aman, dan ramah lingkungan.

Sumber: Finance.detik.com
Dampak Positif Kerja Sama PT Timah dengan BUMDes dan Koperasi
1. Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Desa
Kemitraan ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengelola tambang secara legal di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh penghasilan tetap dan berkontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).
2. Mengurangi Tambang Ilegal
Tambang ilegal sering kali berdampak negatif pada lingkungan dan ekonomi. Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat kini memiliki jalur resmi untuk menambang. Hal ini menciptakan ekosistem pertambangan yang lebih tertata dan berkelanjutan.
3. Kepastian Hukum dalam Kegiatan Tambang
BUMDes dan koperasi yang bermitra dengan PT Timah kini beroperasi dengan kepastian hukum. Regulasi yang jelas membuat masyarakat dapat bekerja tanpa khawatir akan sanksi akibat praktik ilegal. Kejaksaan Agung juga akan mengawasi agar semua kegiatan berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Direktur Utama PT Timah, Ahmad Dani Virsal, menegaskan bahwa keberlanjutan usaha pertambangan harus melibatkan masyarakat sebagai pemangku kepentingan utama. Kebijakan ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2020, yang menekankan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang.
Sementara itu, BUMDes yang kini mendapatkan kesempatan langsung untuk bekerja sama dengan PT Timah menyambut baik program ini. Etika Fitri, Direktur BUMDes Pesisir Jaya Besamo, mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka hanya bisa bermitra melalui pihak ketiga. Kini, dengan kerja sama langsung, prosesnya lebih kondusif dan menguntungkan masyarakat desa.
Masa Depan Pertambangan yang Berkelanjutan
Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana pertambangan dapat dikelola dengan adil, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, tidak hanya sektor ekonomi yang berkembang, tetapi juga lingkungan dan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Ke depan, diharapkan model kerja sama seperti ini bisa diterapkan di sektor lain. Dengan begitu, sumber daya alam Indonesia dapat dikelola secara berdaya guna dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Baca Artikel lainnya: Kemenangan Indonesia Dampak Sepak Bola Ekonomi