Logo

Logo Baru Kemenkop Dorong Kebangkitan Koperasi Menuju Indonesia Emas

Berita Koperasi

18 Dec 2024

Logo Baru Kemenkop, Kebangkitan Koperasi di Indonesia

Logo Baru Kemenkop. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) secara resmi meluncurkan logo terbarunya pada Kamis, 12 Desember 2024, yang menjadi simbol baru bagi kebangkitan koperasi di Indonesia menuju era modernisasi dan daya saing global.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa logo ini melambangkan semangat kolektif koperasi untuk memperkuat perekonomian nasional dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. “Logo ini menjadi pengingat bahwa koperasi adalah kumpulan orang yang bersemangat untuk memajukan negeri,” ujar Budi Arie di kantor Kemenkop, Jakarta.

Logo tersebut merupakan hasil sayembara nasional yang diikuti oleh 1.932 peserta, dengan 435 karya memenuhi kriteria. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahap hingga menyisakan delapan finalis. Setelah divoting oleh 2.452 suara, karya milik I Putu Nathan Wikandhi, seorang anak muda asal Bali, terpilih sebagai pemenang dengan skor total 412,25 dan 565 suara.

“Selamat kepada I Putu Nathan Wikandhi atas karyanya yang luar biasa. Logo ini mencerminkan semangat modernisasi yang kami usung,” tambah Budi Arie.

Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa peluncuran logo ini juga menjadi tanda babak baru bagi Kemenkop dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

sumber: antaranews.com

Mendukung Program Makan Bergizi Gratis dan Pertumbuhan Ekonomi

Selain peluncuran logo baru, Kemenkop juga menyelenggarakan Cooperatives Business Forum 2024 pada 11 Desember 2024 di Aroem, Jakarta. Forum ini bertujuan mendukung program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan mendorong kolaborasi dan inovasi koperasi di seluruh Indonesia.

Ahmad Zabadi menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha bersama. “Forum ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan koperasi dengan mitra bisnis yang relevan, membuka peluang kolaborasi, serta memperluas jaringan,” kata Zabadi.

Selain itu, forum ini juga menekankan pentingnya inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing koperasi. “Kami ingin koperasi setara dengan badan usaha milik swasta, memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi nasional,” ujar Zabadi.

Kemenkop juga menyediakan fasilitas pendampingan, promosi, dan pemasaran untuk koperasi, baik di pasar domestik maupun internasional. Upaya ini diharapkan membantu koperasi meningkatkan daya saing dan memperluas pasar mereka, sesuai dengan tren permintaan yang berkembang.

“Dengan inovasi dan kolaborasi yang kuat, kami yakin koperasi Indonesia dapat memainkan peran lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Zabadi.

Sumber: liputan6.com

Bagikan:

Berita Lainnya

Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank (NDB), Apa Manfaatnya?

7 Teknologi Canggih dalam Sepak Bola yang Mengubah Permainan

PT Timah Gandeng BUMDes dan Koperasi: Dorong Ekonomi Desa Melalui Tata Kelola Tambang

Ingin Lebih Mendetail

Ada pertanyaan atau butuh bantuan? Kami siap membantu! Hubungi kami untuk pertanyaan, kemitraan, atau dukungan.

Konsultasi langsung