Logo

Apakah Koperasi Termasuk UMKM? Ini Penjelasan Lengkap Perbedaannya!

Artikel, Berita Koperasi, UMKM

12 Mar 2026

Apakah Koperasi Termasuk UMKM

Pertanyaan tentang apakah koperasi termasuk UMKM tak jarang dilontarkan oleh beberapa orang. Sebab, keduanya dianggap sama. Lalu, apakah demikian? Untuk mengetahui jawabannya, simak artikel berikut!

Koperasi dan UKM punya peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terutama sektor UMKM, yang pada tahun 2025 menurut rilis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu, UKM juga berhasil menyerap hampir 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Artinya, keberadaan pelaku usaha kecil memberi dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Namun, masih banyak orang yang mengira koperasi dan UMKM adalah hal yang sama.

Bahkan, ada anggapan bahwa koperasi termasuk UMKM.

Padahal kenyataannya, keduanya memiliki konsep, sistem pengelolaan, dan tujuan yang berbeda.

Lalu, sebenarnya apakah koperasi termasuk UMKM?

Mari kita bahas secara ringkas dan jelas. Catat baik-baik, ya!

Apakah Koperasi Termasuk UMKM?

Jawaban singkatnya: koperasi tidak termasuk UMKM.

Walau sama-sama bergerak di bidang ekonomi kerakyatan, koperasi dan UMKM memiliki dasar pembentukan, struktur organisasi, serta pola pengelolaan yang berbeda.

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan koperasi dan UMKM dari beberapa aspek utama.

1. Kepemilikan dan Dasar Pendirian

Koperasi

Pemilik koperasi adalah para anggota yang tergabung di dalamnya. Setiap anggota memiliki hak suara yang setara dalam pengambilan keputusan.

Dasar pendirian koperasi berangkat dari kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi. Seluruh operasionalnya dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi seperti kebersamaan dan asas kekeluargaan.

UMKM

Sementara UMKM merupakan badan usaha yang dimiliki dan dijalankan oleh individu, kelompok, rumah tangga, atau badan usaha tertentu.

Pendirian UMKM biasanya dilatarbelakangi oleh ide bisnis untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

2. Keanggotaan

Koperasi

Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan sukarela. Siapa pun dapat bergabung selama memenuhi syarat yang ditentukan dalam anggaran dasar.

UMKM

Struktur UMKM bersifat tertutup. Pengelolaan usaha berada di tangan pemilik atau pihak internal yang terlibat langsung.

3. Modal Usaha

Koperasi

Modal koperasi berasal dari iuran anggota, simpanan pokok, simpanan wajib, serta dukungan pembiayaan seperti kredit perbankan.

UMKM

Modal UMKM bersumber dari pemilik usaha atau pengelola. Selain itu, tambahan dana dapat diperoleh dari investor yang menanamkan modal.

4. Pembagian Keuntungan

Koperasi

Keuntungan koperasi digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan anggota. Pembagian hasil usaha biasanya disesuaikan dengan partisipasi masing-masing anggota.

UMKM

Keuntungan UMKM dipakai untuk pengembangan usaha atau dibagikan kepada pemilik dan pihak yang menanamkan modal.

Dari penjelasan di atas terlihat jelas jika koperasi adalah badan usaha berbasis keanggotaan dan asas kebersamaan, sedangkan UMKM merupakan usaha milik perorangan atau kelompok dengan sistem kepemilikan terpusat.

Jadi, jika muncul pertanyaan apakah koperasi termasuk umkm, jawabannya adalah tidak. Keduanya berada pada jalur yang berbeda dalam struktur ekonomi Indonesia.

Ingin Mengembangkan Koperasi Berbasis Sistem Modern? elKopra Siap Mendampingi

Membangun koperasi yang profesional membutuhkan pengelolaan yang rapi, sistem kerja yang terstruktur, serta dukungan teknologi yang relevan.

Melihat kebutuhan tersebut, elKopra hadir sebagai mitra pendamping koperasi yang berfokus pada penguatan kelembagaan dan integrasi sistem digital.

Secara umum, elKopra mendukung pengembangan koperasi melalui tiga fokus utama.

1. Penguatan Fondasi Bisnis

elKopra membantu koperasi membenahi struktur organisasi melalui pelatihan manajemen, pendampingan operasional, penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi, serta pengurusan legalitas usaha.

2. Pengembangan Skala Usaha

Koperasi juga didampingi dalam memperluas jaringan bisnis melalui sistem pengadaan barang yang lebih efisien dan peluang kemitraan ritel bersama berbagai merek nasional.

3. Integrasi Platform Digital

elKopra menyediakan sistem digital terintegrasi untuk layanan simpan pinjam dan pengelolaan unit toko koperasi. Seluruh aktivitas usaha dapat dipantau lewat dashboard real-time sehingga manajemen menjadi lebih tertata.

Bagi pengurus yang ingin membawa koperasi naik kelas dengan tata kelola modern dan sistem digital yang terintegrasi, elKopra dapat menjadi partner strategis untuk pertumbuhan jangka panjang.

Itulah jawaban dari pertanyaan apakah koperasi termasuk UMKM. Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Bagikan:

Berita Lainnya

Konsep Koperasi Modern: Pengertian, Ciri, dan Peranannya di Era Digital

Penjelasan Arti Lambang Koperasi yang Punya Makna Mendalam

Koperasi Jasa: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Ingin Lebih Mendetail

Ada pertanyaan atau butuh bantuan? Kami siap membantu! Hubungi kami untuk pertanyaan, kemitraan, atau dukungan.

Konsultasi langsung