elKopra mendapat undangan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Banjar untuk menjadi narasumber dalam kegiatan audiensi bersama pengurus koperasi di Kota Banjar.
Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 di Ruang Rapat Galeri UMKM Sukma Kenanga, Kompleks Perkantoran Purwaharja.
Audiensi ini fokus membahas program pemberdayaan dan penguatan pengawasan koperasi secara bertahap dan terintegrasi.
elKopra diminta untuk memberikan materi mengenai penguatan koperasi berbasis digital guna mendukung tata kelola koperasi yang lebih modern, tertata, dan profesional.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pengurus koperasi yang ada di Kota Banjar.
Adapun daftar undangan pengurus koperasi yang diundah ialah sebagai berikut:
1. Koperasi Patroman Insan Berseri
2. Koperasi Mitra Idaman Sejahtera
3. Koperasi Pedagang Pasar Warga Usaha Kota Banjar
4. Koperasi Kelurahan Merah Putih Banjar
5. Koperasi Simpan Pinjam Pegawai Republik Indonesia Banjar Patroman
6. Koperasi Husada Mandiri
7. Koperasi Desa Merah Putih Raharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar
8. Koperasi Armey Jaya Mandiri
9. Koperasi Kelurahan Merah Putih Pataruman
10. Koperasi Desa Merah Putih Kujangsari Kecamatan Langensari
Melalui audiensi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi, termasuk dalam aspek administrasi, pengawasan, hingga pengelolaan anggota.
Membahas Penguatan Koperasi Secara Bertahap dan Terintegrasi

Dalam pemaparannya, tim elKopra menjelaskan bahwa penguatan koperasi perlu dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kesiapan masing-masing koperasi.
Proses digitalisasi juga dinilai harus dilakukan secara terintegrasi agar seluruh sistem koperasi dapat berjalan lebih efektif.
Penguatan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari data anggota, sistem simpan pinjam, laporan keuangan, administrasi koperasi, hingga pengawasan internal berbasis digital.
Menurut elKopra, digitalisasi koperasi bukan hanya sekadar penggunaan aplikasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun tata kelola koperasi yang lebih akuntabel dan mudah diawasi.
Mendorong Koperasi Lebih Modern dan Adaptif
Dalam kesempatan itu, elKopra juga memperkenalkan berbagai pendekatan pendampingan koperasi berbasis teknologi. Pendampingan tersebut meliputi:
- digitalisasi administrasi koperasi,
- pengelolaan data anggota,
- sistem pelaporan koperasi,
- hingga penguatan pengawasan koperasi berbasis digital.
Pendekatan yang disampaikan elKopra diharapkan dapat membantu koperasi menjalankan operasional yang lebih efisien sekaligus meminimalkan kendala administratif yang selama ini sering dihadapi.
Selain itu, transformasi digital pun dinilai sanggup membantu koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggota serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Bentuk Kolaborasi dalam Penguatan Koperasi
Kegiatan audiensi yang telah dilaksanakan itu menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak yang bergerak di bidang transformasi digital koperasi.
Kehadiran elKopra diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada pengurus koperasi mengenai pentingnya penguatan kelembagaan berbasis teknologi.
Melalui program pemberdayaan dan penguatan pengawasan koperasi ini, koperasi di Kota Banjar diharapkan dapat berkembang menjadi lembaga yang lebih adaptif, profesional, dan siap menghadapi perkembangan era digital.
Nah, bagi Anda yang ingin mengundang elKopra untuk mendukung program koperasi agar mengoptimalkan aspek digital, langsung menghubungi tim elKopra melalui Whatsapp di 08112239090.